Pengertian dan Jenis-Jenis Asuransi Unit Link

Advertisement
Pengertian dan Jenis-Jenis Asuransi Unit Link – Saat ini asuransi menjadi gaya hidup masyarakat modern, sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya asuransi. Tapi, walaupun begitu, jika jumlah masyarakat yang menggunakan asuransi dibandingkan dengan masyarakat indonesia, persentasenya masih tergolong kecil, kurang dari 15%. Tentu hal ini bisa dimaksimalkan lagi dengan mensosialisasikan manfaat dan pentingnya asuransi.

Satu hal yang membuat masyarakat sedikit sulit menggunakan asuransi adalah karena lebih memilih investasi daripada asuransi. Investasi dinilai lebih memberikan return yang tinggi, sedangkan asuransi sering dianggap hanya menghanguskan dana.

Karena iming-iming return yang tinggi itulah masyarakat lebih memilih investasi, terlepas apakah pada akhirnya investasi tersebut benar-benar memberikan return atau tidak. Nah, merespon fenomena tersebut, para pemasar asuransi pun tidak kehabisan akal, maka lahirlah produk asuransi unit link yang saat ini cukup sukses menarik perhatian masyarakat.

Lalu, apa sih sebenarnya asuransi unit link itu? Dan apa saja jenis-jenisnya? Oke, biar enggak penasaran langsung saja, berikut ulasan tentang pengertian asuransi unit link dan jenis-jenisnya:

Sebelumnya, baca juga: Asuransi pendidikan.

Pengertian dan Jenis-Jenis Asuransi Unit Link

Pengertian Asuransi Unit Link
Mudahnya, yang dimaksud dengan asuransi unit link adalah asuransi yang memiliki dua fungsi, yaitu fungsi proteksi dan fungsi investasi. Jadi logikanya, ketika kamu membeli asuransi unit link, dana kamu akan digunakan untuk dua hal yang bermanfaat, yaitu investasi dan proteksi dalam satu produk. Biasanya investasi akan dilakukan pada instrumen reksadana, baik itu reksadana saham, pasar uang, campuran, atau yang lainnya.

Dengan begitu, asuransi unit link dapat menarik minat masyarakat yang sebelumnya tertarik untuk investasi, karena dengan asuransi unit link mereka tetap dapat berinvestasi dan sekaligus memperoleh proteksi dari fungsi asuransinya, menarik bukan?

Tapi perlu diingat bahwa asuransi unit link terdapat unsur investasinya, seperti yang kamu ketahui bahwa setiap investasi itu memiliki risiko sehingga asuransi unit link pun memiliki risiko layaknya pada investasi biasanya. Jadi, misalkan produk unit link diinvestasikan di saham dan ternyata saham tersebut mengalami penurunan, maka secara otomatis nilai investasi pada asuransi unit link juga akan menurun.

Selain masalah risiko, sebelum membeli asuransi unit link kamu juga harus memahami bahwa asuransi unit link ini memiliki fungsi ganda, tidak seperti asuransi biasanya, sehingga premi asuransi unit link yang harus kamu bayarkan juga akan lebih besar ketimbang asuransi biasa. Selain itu, nilai proteksi dari asuransi unit link yang kamu dapatkan akan lebih kecil dari asuransi biasa.
Advertisement


Jenis-Jenis Asuransi Unit Link
Asuransi unit link bisa dibedakan berdasarkan macam-macam hal, setidaknya bisa dibedakan berdasarkan pembayaran premi, penempatan dana, dan berdasarkan tujuan investasi yang diinginkan.

Berdasarkan pembayaran premi:
Berdasarkan pembayaran preminya, asuransi unit link dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu premi tunggal dan premi berkala.

Unit link premi tunggal. Jenis ini adalah jenis unit link yang mengharuskan si nasabah untuk membayar premi asuransi di awal, pembayaran premi ini hanya satu kali di awal saja, selanjutnya sudah tidak ada premi lagi. Jenis ini sangat cocok untuk nasabah yang memiliki dana besar karena kalau ditotal premi asuransinya tentu cukup besar pula.

Unit link premi berkala. Nah kalau ini merupakan unit link yang pembayaran preminya bisa dilakukan secara bertahap, bisa dilakukan setiap bulan, triwulanan, atau setiap tahun. Kalau dana kamu terbatas, maka asuransi unit link jenis ini sangat cocok buat kamu. Keuntungan membayar premi secara berkala adalah ketika kamu suatu waktu tidak bisa membayar preminya, maka kamu dapat mengajukan cuti premi, bahkan jika investasi dari unit link menghasilkan return yang tinggi maka kamu tidak perlu membayar premi lagi karena pembayarannya sudah cukup dengan nilai investasi yang dihasilkan.

Berdasarkan penempatan dana:
Produk unit link berdasarkan pempatan dananya dapat dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu unit link pendapatan tetap, saham, pasar uang, campuran, dan yang terakhir adalah unit link syariah.

Unit link pendapatan tetap. Jenis ini sangat cocok bagi yang menginginkan return investasi stabil karena penempatan dana setidaknya 80% dilakukan di obligasi yang mampu memberikan bunga stabil setiap periode, dan 20% sisanya diletakkan di pasar uang yang risiko investasinya relatif kecil.

Unit link pasar uang. Jenis ini cocok diambil untuk pihak yang kurang berani dalam berinvestasi karena unit link jenis ini memiliki risiko paling kecil dengan potensi return yang kecil pula. Dan dana dari jenis unit link ini akan ditempatkan seluruhnya di pasar uang.

Unit link saham. Kalau ini merupakan unit link yang dananya akan ditempatkan setidaknya 80% di instrumen saham. Kamu tahu sendiri di dunia saham ini sangat besar risikonya, dalam satu hari bisa kaya dan dalam 1 hari pula bisa jatuh miskin karena berubahan yang sangat cepat.

Unit link campuran. Jenis ini cocok jika kamu tidak terlalu takut risiko namun juga tidak terlalu berani, penempatannya di berbagai instrumen seperti pasar uang, saham, obliasi, dan semacamnya. Jadi, ketika 1 instrumen investasi mengalami penurunan, bisa jadi instrumen lainnya malah mengalami peningkatan, hal ini karena pada dasarnya unit link campuran memecah risiko yang ada.

Unit link syariah. Nah kalau ini adalah unit link dengan sistem syariah, menempatan dananya bisa dilakukan seperti 4 jenis unit link di atas, hanya saja tentu dilakukan dengan cara yang sesuai dengan ajaran islam. Jika kamu muslim, jenis ini yang paling cocok buat kalian semua.

Berdasarkan tujuan:
Ini adalah asuransi unit link yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kamu. Apapun tujuan kamu bisa disesuaikan, misalkan kamu ingin asuransi pendidikan, maka dapat ditambah investasi yang pada akhirnya menjadi asuransi unit link pendidikan. Bisa juga asuransi jiwa yang nanti menjadi asuransi jiwa unit link. Tentu masih banyak lagi asuransi dengan tujuan-tujuan kamu yang lain, dan tidak ada salahnya jika ditambahkan fungsi investasi di dalamnya.

Selanjutnya: Pentingnya asuransi untuk bisnis kamu.
----
Oke, itulah ulasan tentang pengertian asuransi unit link dan jenis-jenisnya. Semoga pembahasan mengenai pengertian dan jenis-jenis asuransi unit link di atas bermanfaat untuk kalian semuanya. Salam sukses dan sampai jumpa lagi... jangan lupa share artikel ini ya, thanks.
Advertisement
Previous
Next Post »

Sebelum Anda memberikan komentar dan tanggapan atas artikel di atas, baca dan pahami aturan tanggapan kami pada laman TOS. Setiap komentar yang tidak sesuai dengan aturan tanggapan tidak akan di publikasikan.
EmoticonEmoticon