Cara Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal

Advertisement
Cara Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal – Terdengar tabu mendengar istilah “bisnis properti tanpa modal”, iya itu hanya berlaku untuk orang yang awam terhadap bisnis ini, walaupun memang setidaknya kita juga akan mengeluarkan modal sedikit seperti biaya transportasi, makan, administrasi jika diperlukan, atau jika ingin usaha yang lebih efektif mungkin sedikit biaya marketing dapat anda keluarkan.

Tapi dari sekian biaya yang mungkin dapat anda keluarkan tersebut dapat dibilang sangat kecil jika dibandingkan dengan potensi keuntungan yang dapat anda peroleh. Kenapa bisa demikian? Yah, memang bisnis properti saat ini sedang melambung dan menjanjikan keuntungan, untuk prospek ke depannya saya rasa juga akan terus berkembang karena properti bangunan selalu dibutuhkan oleh semua orang.

Bisnis properti ini tidak terbatas pada rumah untuk tempat tinggal saja, namun bisa juga bangunan toko, pabrik, gedung, ruko, dan bangunan-bangunan lainnya. Kalau kita cermati, khususnya untuk perumahan saat ini banyak sekali yang membutuhkan, gaya hidup yang semakin modern dan dinamis mendorong kebutuhan masyarakat akan sebuah tempat tinggal, lihat saja sekarang berapa banyak perumahan yang berdiri di daerah anda? Kalau didaerah saya, disekitaran rumah saya setidaknya ada 4 perumahan yang sudah berdiri, dan 2 perumahan baru dibangun, luar biasa bukan?

Meningkatnya kebutuhan properti masyarakat ini ternyata tidak hanya berdampak negative saja, ternyata di balik semua itu terdapat dampak positif yang dapat anda manfaatkan. Dampak positif tersebut berupa terciptanya sebuah peluang bisnis properti tanpa modal yang besar yang dapat anda jalankan. Setidaknya ada dua bisnis properti yang dinilai sangat menjanjikan, yaitu bisnis menjadi broker/makelar dan juga bisnis sebagai seorang pengembang/developer.

Dua jenis bisnis properti tersebut bisa dibilang tanpa modal karena modal yang dikeluarkan sangat minim sekali tergantung dengan anda sendiri. Prospeknya dinilai juga cukup bagus karena walaupun peluang yang ada terbuka lebar ternyata tidak semua orang bisa menjalankannya, disini dibutuhkan sebuah kecermatan, ketelitian, kesabaran, dan usaha keras.

Tapi jangan khawatir, saya yakin anda pasti juga bisa memulai bisnis properti tanpa modal ini, dalam bisnis ini bukan tidak mungkin seorang pemula dapat sukses, toh para ahli dan master properti dulunya juga memulai dari nol, kenapa anda tidak? Nah, bagi anda yang tertarik dengan bisnis ini dan ingin merintisnya, berikut saya berikan ulasan tentang cara memulai bisnis properti tanpa modal.

Baca juga: Cara investasi properti.

Cara Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal
Menjadi Seorang Broker
Menjadi seorang broker atau sering disebut sebagai makelar adalah salah satu cara yang dapat anda tempuh dalam menjalankan bisnis properti. Menjadi seorang broker intinya anda membantu orang untuk menjual ataupun orang yang akan membeli properti, disini keuntungan yang akan anda dapat adalah sebuah komisi yang diberikan oleh penjual dan atau pembeli, besarnya komisi dapat bervariasi, biasanya sebesar 1% hingga 2,5% dari kesepakatan harga, misalkan jika sebuah perumahan terjual dengan harga 3 miliar, maka anda akan mendapatkan komisi 1% - 2,5% dari 3 miliar tersebut.

Atau cara lain agar anda mendapat keuntungan adalah menaikkan harga jual dari si penjual, dari selisih harga tersebut anda akan mendapat sejumlah keuntungan, walaupun cara ini tidak direkomendasikan oleh sebagian orang karena dinilai kurang etis untuk diterapkan, tentu hal ini akan berpengaruh terhadap nama/brand anda.

Untuk menjalankan bisnis properti sebagai seorang broker ini anda harus mencari pihak penjual properti dan juga calon pembeli. Dalam hal ini tentu anda harus melakukan kerjasama dengan pihak-pihak tersebut. Disini informasi sangat penting, untuk menemukan penjual dan pembeli anda memerlukan informasi dan wawasan sebanyak-banyaknya, jika ada relasi mungkin akan sangat membantu. Ada dua kemungkinan disini, anda menemukan penjual terlebih dahulu baru mencari pembeli, dan yang kedua adalah anda menemukan pembeli terlebih dahulu baru mencari penjual kemudian. Untuk mencari seorang penjual, anda bisa mencari sambil jalan-jalan ditempat-tempat di daerah perumahan, atau mungkin dilingkungan rumah anda jika ada tetangga, saudara, atau bahkan keluarga yang ingin menjual propertinya.
Advertisement


Setelah anda menemukan penjual yang ingin menjual propertinya, tinggal sekarang anda mencari pihak yang ingin membeli properti tersebut, selain bisa anda tawarkan kepada orang-orang yang anda kenal, anda juga dapat memanfaatkan media-media yang ada untuk beriklan seperti Koran, dan media internet (lewat media sosial, blog/website atau situs jual-beli). Perlu anda ketahui, jika anda melihat iklan “rumah dijual” dikoran atau di media sejenisnya, 95% kemungkinan iklan tersebut adalah iklan yang dipasang oleh broker tertentu, jadi jika anda mencari penjual lewat iklan maka akan aneh rasanya, karena nanti yang menjadi penjual adalah broker, padahal anda sendiri juga seorang broker, rumit bukan? Jadi jangan manfaatkan iklan untuk mencari penjual (kecuali jika media iklan tersebut merupakan media anda, seperti website anda), tapi manfaatkan iklan hanya untuk mencari pembeli saja.

Terkadang ada juga seseorang yang ingin membeli properti bangunan seperti rumah dengan kriteria tertentu, misalkan ingin rumah dengan gaya klasik, tidak ditengah-tengah kota dan tidak dipinggir kota, suasana nyaman dan sejuk, aman dan tentram, harga bersaing, serta dengan kriteria-kriteria tertentu lainnya, sedangkan mencari yang sesuai dengan kriteria sangat sulit, alhasil pembeli pun memanfaatkan broker untuk mencarinya, dalam kondisi seperti ini anda telah menemukan pembeli terlebih dahulu dan tinggal menemukan penjual yang cocok dengan kriteria yang diminta.

Menjadi Seorang Developer
Bisnis properti kedua yang dapat anda lakukan adalah dengan menjadi seorang developer atau pengembang. Menjadi pengembang artinya anda membangun properti, seperti membangun rumah dan perumahan. Jika dipikir-pikir membangun rumah dan perumahan terlihat membutuhkan dana/modal, memang iya, tapi dana/modal tersebut bukan dari anda tapi dari rekanan. Disini anda perlu menjalin kerjasama dengan beberapa pihak, diantaranya adalah pihak yang memiliki lahan/tanah dan juga kontraktor atau investor atau bank jika memungkinkan.

Langkah pertama adalah anda harus menemukan pihak yang memiliki lahan, kemudian ajaklah pihak tersebut untuk bekerja sama. Mungkin akan timbul pertanyaan, mungkinkah pemilik lahan tersebut mau bekerjasama dengan kita? Nah disini anda harus pintar-pintar meyakinkan pemilik lahan, mulai dari rencana pembangunan yang jelas, prediksi keuntungan yang wajar, standar kerja yang baik dan sistematis, serta hal-hal lainnya. Disini akan lebih menguntungkan jika anda sudah memiliki nama/brand yang terkenal, dan jangan lupa bahwa penampilan yang meyakinkan juga penting pula.

Baca juga: Skema kerjasama dan bagi hasil bisnis properti.

Setelah anda menjalin kerjasama dengan pemilik lahan, langkah selanjutnya adalah menjalin kerjasama dengan kontraktor. Menjalin kerjasama dengan kontraktor dan pemilik lahan hampir mirip, tinggal bagaimana anda meyakinkan mereka, hanya saja anda juga harus menjelaskan kepada kontraktor bahwa lahan yang tersedia bukanlah milik anda namun milik rekanan anda sehingga semuanya jelas. Selain menjalin kerjasama dengan kontraktor, alternative lain yang dapat anda coba adalah bekerjasama dengan investor, disini anda harus mencari orang-orang berduit yang berkenan untuk menginvestasikan dananya ke dalam proyek pembangunan properti yang akan anda jalankan.

Kemudian jika pembangunan siap dilaksanakan, anda tinggal mencari pembeli. Namun sebenarnya untuk mencari pembeli tidak harus menunggu hingga pembangunan siap dilaksanakan, ketika lahan telah tersedia pun sebenarnya anda sudah dapat mencari pembeli, disini anda harus menyiapkan konsep dan design rumah yang bagus dan menarik tentunya. Jadi pada dasarnya, mulai dari ketika lahan tersedia hingga rumah selesai dibangun, selama itu anda bisa terus mencari calon pembeli hingga target telah tercapai. Anda pun mendapat keuntungan, dan seluruh keuntungan ini tentunya harus dibagi dengan para rekanan yaitu pemilik lahan dan juga kontraktor.

Itulah dua jenis bisnis properti yang dapat anda jalankan, namun walaupun bisnis properti ini terlihat sangat menjanjikan, tetap saja terdapat risiko kegagalan yang melekat karena pada dasarnya apapun jenis bisnis yang dijalankan pasti terdapat risikonya. Yang perlu anda lakukan adalah tetap berhati-hati, bersungguh-sungguh, dan tidak lupa berdoa.

Baca juga: Cara mendapatkan modal usaha.
---
Oke, mungkin hanya itu saja ulasan tentang cara memulai bisnis properti tanpa modal yang dapat saya berikan kepada anda. Semoga ulasan saya tentang cara memulai bisnis properti tanpa modal diatas dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda. Semoga bisnis properti yang akan anda jalankan dapat berjalan sukses.
Advertisement
.
Previous
Next Post »

Sebelum Anda memberikan komentar dan tanggapan atas artikel di atas, baca dan pahami aturan tanggapan kami pada laman TOS. Setiap komentar yang tidak sesuai dengan aturan tanggapan tidak akan di publikasikan.
EmoticonEmoticon